Jumat, 01 Februari 2008

Merusak Rumah Tuhan yang Lain....


"Bagaimana mungkin Tuhan yang dicitakan begitu baik di satu pihak & para penganut yang bisa berbuat begitu buruk di sisi lain..." -Voltaire"




Kutipan diatas, tiba2 melintas-lintas di benak saat melihat tayangan perusakan Masjid Ahmadiyah oleh warga sekitarnya di Majalengka....




Kaca-kaca dipecah...


Kusen dan dinding di bongkar dan di bakar....


Sementara yang lainnya dengan kalap naik ke atap dan menghempas-hempaskan genteng ke bawah....




Karena dianggap Islam mereka sesat, jadi Tuhan mereka juga sesat dan lain dengan Tuhan sang perusak, sehingga bolehlah untuk dirusak rumah Tuhan yang lain itu... Karena toh mereka sesat.....

Pertanyaannya ; apakah Tuhan perusak tersebut pasti tuhan yang benar.....? pasti terbebas dari Tuhan yang juga sesat....?

Menilik dari kegarangannya, maka sang pengikut akan dengan tegas menjawab Ya dengan Y yang sangat besar untuk pertanyaan diatas.....

dan pertanyaanpun berlanjut.., atas dasar apa jawaban ya diatas, atas pembenaran siapa? atas iman yang mana, pengetahuan apa?


Tiba2 lagi.... terlintas-lintas lagi komentar GM mengenai tiang masjid Demak yang dibuat oleh sunan Kalijaga dari tatal : serpihan kayu yang tersisa dan lapisan yang lepas ketika papan dirampat ketam.


"Saya bayangkan dengan takjub : sebuah masjid yang ditopang oleh yang terbuang, yang remeh dan yang tak bisa disusun rata - bukan sebuah rumah Tuhan yang berdiri karena pokok yang lurus dan kukuh, dengan lembing dan tahta...." -GM-




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar