Senin, 28 Juli 2008

Rumi speech


Ini adalah speech Rumi waktu dia diminta untuk mewakili kelasnya dalam rangka wisuda TKIT (hah.... TK, ada wisudanya tho....?

Pengarang pidato nya adalah -as always- ibu tercinta....
Ayah cuma kebagian nglatih agar Rumi mbacanya gak ngepot kaya pas baca komik.....

Ass wr wb

Shalawat serta salam semoga selalu tercurah untuk Rasulullas Shalallahu alaihi wassalam

Ya Allah, terimakasih telah Kau berikan kami kesempatan untuk berkumpul hari ini. Semoga Engkau meridhoi segala amal ibadah kami. Amiin

Ibu Guru, temen-teman dan Ayah Bunda yang tersayang

Empat tahun yang lalu, ketika aku pertama masuk sekolah ini, aku belum bisa berbicara sama sekali

Empat tahun yang lalu, aku juga belum bisa bernyanyi

Empat tahun yang lalu, aku belum bisa membaca doa apalagi sholat

Empat tahun yang lalu, tentu saja aku tak bisa menulis

Tapi lihatlah kami sekarang!

Kami semua bertutur santun, menyayangi teman dan menghormati Guru

Lihatlah kami sekarang!

Rajin sholat lima waktu dan berdoa setiap waktu

Dengarkan kami sekarang!

Hafal surat-surat pendel Al-Quran dan bernyanyi dengan merdu

Lihatlah kami ini.. Badan kami telah tumbuh besar dan tinggi

Empat tahun jadi tak terasa terlewati dengan keceriaan setiap hari di sekolah

Berhitung, bernyanyi, menulis, menghafal, belajar sholat, membaca shirah Nabi, becanda, kejar-kejaran.. meskipun kadang-kadang..berantem juga sih..

Kegembiraan dan kasih sayang Ibu Guru, semoga masih bisa kami temukan di SD tempat kami nanti menuntut ilmu

Maafkan kami, Ibu Guru-ku.. jika selama ini kami selalu merepotkan sepanjang waktu

Maafkan aku teman-temanku.. jika aku sering marah-marah tak menentu

Terima kasih, Ibu Guru.. untuk semua ilmu yang kami dapatkan.. untuk semua kasih sayangmu

Terima kasih teman-temanku.. untuk semua hari indahku

Marilah kita tetap menjalin silaturahmi meski nanti tak lagi sering bertemu

Marilah kita terus rajin belajar agar menjadi generasi Islam yang maju!

Wass wr wb


Keren kan.....??



Minggu, 27 Juli 2008

Seragam Rumi yang lain

Ini adalah lanjutan dari "First day school"

Disamping seragam merah putih dan batik birunya...

Rumi juga punya seragam pramuka (PANDUSIT -Pandu SDIT)

Kemudian ada seragam olah raga biru (belum sempat ambil fotonya)

Dan yang paling keren adalah seragam renang (ato seragam selam) dengan emblem nama di dada kanan nya.....








Kamis, 24 Juli 2008

Meniru dari Rumi

Rumi mendapat buku harian dari sekolah.

Buku cerah biru kehijauan itu dimulai dengan list crew as-syukriah kumplit dari Kepala sekolah, ibu bapak guru, orang2 TU, sampai penjaga merangkap OB sekolah.

Berikutnya ikrar murid As syukriah yang dulu juga selalu saya bunyi kan sebelum akan molai belajar di Al Furqan.. "Asyhadu Allah illa ha illawwah, Wa asyhadu anna muhammadar rasulullullah. Rodhi tubillah hi Rabbah Wa bil islamidina, Wa bi muhammadinnabiyya warasulla, Rabbi dzidni ilma Warzukni fahmaa.. Amin..."

Lalu check list harian dan lembar kolom tugas.

Buku ini harus di isi..., di sign orang tua..., dan di sign ibu guru..
Dibawah tiap check list harian juga ada 2 larik kecil komunikasi antara sekolah dan Rumah...

Saya gak begitu yakin dengan 2 larik kecil itu...
Menggambarkan sesuatu tentang Rumi dalam 2 larik kecil..?? I don't think so..!!

Tapi yang mau saya cerita adalah mengenai check list Rumi yang ada di buku harian itu..

"Sholat subuh, dzuhur, ashar, magrib dan isya' " (di isi jam nya)
"ber infaq " (ya tidak)
"melakukan pekerjaan yang mengganggu dan merugikan orang lain" (ya tidak)
"membaca Al qur'an" (ya tidak)
"menghafal Al qur'an" (ya tidak)
"membantu orang tua" (ya tidak)
"berzikir dan berdo'a setelah selesai sholat (ya tidak)
etc......

Semua pertanyaan itu harus di check list atau di cross satu persatu...., sholat lima waktu harus di isi jam nya...., kalau ada comment ttg perbuatan outstanding -negatif atau positif- akan ditulis di kolom remark di bawahnya...

Ibunya Rumi yang paling sering mengisi kolom2 itu...
Tapi saya, selalu sempatkan bila malam akan tidur, untuk melihat kolom2 itu....

Kemudian ada pikiran saya melayang ;
"Andaikan kita tiap orang punya list semacam itu...."
"Kalaupun tidak ada list tersebut, bukankan malaikat Rokib dan Atit juga selalu setia mengisikan kolom demi kolom untuk kita di setiap penggal waktu yang kita lalui.."
"Andaikan ketaatan kita akan list baik buruk itu, sama dengan ketaatan Rumi..., mungkin dunia yang kita lihat sekarang, akan sangat jauh berbeda dengan yang saat ini kita alami...."
"Saya akan menjaga sholat saya dan tidak mengalahkan dengan kesibukan pekerjaan...."
"Lidah dan perbuatan atau bahkan pikiran saya, mungkin akan lebih terjaga agar supaya tidak sampai kolom -merugikan orang lain- terisi oleh tanda cross"
"Infaq saya mungkin akan bisa lebih rutin dan tidak hanya bila tercatat di lembar blangko list sumbangan..."

Rumi anak ku, terima kasih atas lembar check listmu nak....
terima kasih atas kepatuhan dan ketaatanmu terhadapnya...
Seperti yang sudah sudah, Ayah sekali lagi harus belajar lagi sesuatu yang baik yang selama ini sering kali terlupakan...

Thank you son....

Kamis, 17 Juli 2008

Narsis


Sesi ini mungkin bisa di skip..



Karena isinya cuma foto-foto rumi...

Tema nya gak ada...

Moment nya juga gak berurutan...



Benang merahnya cuma adalah, -ehm.. maaf.. maaf- gambar2 ini sayang kalo gak di posting...

Saya harap siapapun yang melihat, akan merasakan seperti yang saya rasakan ketika melihat foto2 ini....

Selamat menikmati....




















Submarine Battle...

ini postingan agak telat...


moment nya sudah sekitar sekian bulan yang lalu...



Entah kenapa tiba2 Rumi mau "menggambar" (satu hal yang gak begitu disukai nya selain menggunting, melipat dan mewarnai)






Dan ini lah hasil gambarnya.....

Impressive huh....?!


Mgk perspective nya ngawur...

Apalagi garis dan komposisinya juga kacau balau...

Tapi -maaf..- saya sebagai bapak nya masih terkagum-kagum akan konsep dan detail teknis nya...

Gak indah, tapi applicable...

Apa dulu Julius Verne juga menggambar detail begini seperti ini di saat umur 5 tahun ya...



Rabu, 16 Juli 2008

Diorama


Sewaktu ke pasar pagi untuk beli tas dan stationery, Rumi dapet jatah mainan....
dia pilih ambil diaroma..
Dari pada beli jadi yang mahal, maka di pilih beli yang grosiran..


Ternyata kuecil-kuecil banget pieces nya...
Tetep aja ibu yang kebagian ngrakit..


Sampe-sampe saking ribetnya ngrakit di mobil, ayah gak keliatan lampu merah dan sodaqoh 50 ribu ke pak polisi...

Selasa, 15 Juli 2008

Rumi's first day school

Tangerang 14 Juli 2008...


Weeee...... sombong nih....
yang lagi first day school.....

Karena masih di pondok makmur, makanya brangkat sama ayah.Bangun jam 5, langsung mandi air anget, trus sholat subuh, trus sarapan, trus gosok gigi, trus brangkat..


Pulangnya naik angkot, ojek dan becak...
Trus juga sampe rumah latihan gak tidur siang... karena molai tanggal 21 Juli nanti udah full dari 7.15 AM sampe 02.00 PM..

Seragamnya keren lho...
yang kiri untuk Senin dan Rabu..
yang kanan untuk Selasa dan Kamis..
Jumat pake pramuka..

Rumi pinter lho compare with previous TK..
Bangun pagi nya walo pun dengan sedikit kliyengan langsung masuk kamar mandi..
Trus sarapan nya juga pinter (secara jam 5.50 AM suruh sarapan kan suka males dan masih neg..)


Brangkat di jalannya juga cuma 2 option... Tidur pules banget sampe ngiler-ngiler ato ngoceh from start till finish..

Di SD sih rumi start from very beginning first day, masih tetep molai dengan pemisahan 2 dunianya.. si A dan B langsung jadi sahabatnya.. tapi si C dan si D langsung jadi musuhnya...

Rumi -gak tau kenapa dan siapa yang molai- introduce and known as "Lintang"..waktu disuruh nulis nama masing2 di papan tulis dan di suruh menulis nama sendiri di kertas identitas juga nama "Lintang" yang di pilihnya...

Oh ya Rumi di kelas 1A, sekelas dengan Najwa sedangkan satu lagi bekas teman TK nya Silmi masuk di 1B..
Tapi jangan tanya bagaimana 3 jam di sekolah dapat merubah tampang rumi.....



Eh ya... Dapet hadiah dari uyut... (dg tulisan latin miring di box nya "Selamat masuk SD untuk cucuk Rumi" )

Miniatur kereta api plus rel nya dan love bug car... (terima kasih yut...)

Nak..

take your time.. having a fun..

some times I forgot and ask you to be # 1, but you can consider to ignore it.. I lie..

Just be happy and be good in your own way..

and I know you will make whole world brighter..!!

--------- to be continued------------

Minggu, 15 Juni 2008

ke Sembilan..





Ini adalah yang ke Sembilan :
  • Dua Kelamin bagi Midin ( Kumcer Kompas 1970-1990)
  • Kado Istimewa (Kumcer Kompas 92)
  • Pelajaran Mengarang (Kumcer Kompas 93)
  • Laki-laki yang kawin dengan Peri (Kumcer Kompas 95)
  • Anjing-anjing menyerbu kuburan (Kumcer Kompas 94)
  • Derabat (Kumcer Kompas 99)
  • Dua tengkorak kepala (Kumcer Kompas 00)
  • Mata yang Indah (Kumcer Kompas 01)
  • Jejak Tanah (Kumcer Kompas 02)
  • Waktu Nayla (Kumcer Kompas 03)
  • Sepi pun menari di tepi hari (Kumcer Kompas 04)
  • Asmaradhana (Kumcer Kompas 05)
  • Malu (aku) jadi orang Indonesia : Taufik Ismail
  • Burung-burung Manyar : Y.B. Mangunwijaya
  • Rumah Bambu : Y.B. Mangunwijaya
  • Pohon-pohon Sesawi : Y.B. Mangunwijaya
  • Jendela - jendela : Fira Basuki
  • S A M A N : Ayu Utami
  • Menjelang Hidayah : Al-Ghazali
  • Karung Mutiara : Al-Ghazali
  • Sang Nabi : Khalil Gibran
  • Empat kumpulan Sajak : W.S. Rendra
  • Mata Jendela : Sapardi Djoko Damono
  • Hujan di bulan September : Sapardi Djoko Damono
  • God's this is Ana :
  • Membuka pintu langit : K.H. A. Mustofa Bisri
  • Wekwekwek : K.H. A. Mustofa Bisri
  • Pesan Islam Sehari-hari : K.H. A. Mustofa Bisri
  • Lukisan Kaligrafi : K.H. A. Mustofa Bisri
  • Perampok : W.S. Rendra
  • Potret pembangunan dalam puisi : W.S. Rendra
  • Mempertimbangkan tradisi : W.S. Rendra
  • Lakon di kota kecil : Ratna Indraswari Ibrahim
  • Dua Sukab : Seno Gumira Ajidarma
  • Manusia Kamar : Seno Gumira Ajidarma
  • Merahnya Merah : Iwan Simatupang
  • Robohnya Surau Kami : A.A. Navis
  • Bertanya Kerbau pada Pedati (Kumcer) : A.A. Navis
  • Gerhana (Novel) : A.A. Navis
  • Mas Mantri Gugat : Ahmad Tohari
  • Nyanyian Malam : Ahmad Tohari
  • Senyum Karyamin : Ahmad Tohari
  • Berhala Kontemporer : Ahmad Tohari
  • Lingkar Tanah Lingkar Air : Ahmad Tohari
  • Kubah : Ahmad Tohari
  • Jantera Bianglala : Ahmad Tohari
  • Lintang Kemukus Dini Hari : Ahmad Tohari
  • Ronggeng Dukuh Paruk : Ahmad Tohari
  • Bekisar Merah : Ahmad Tohari
  • Di Kaki Bukit Cibalak : Ahmad Tohari
  • Jalan Tak Ada Ujung : Mochtar Lubis
  • Para Tokoh Bicara Lurus : Ramadhan K.H.
  • Harimau ! Harimau ! : Mochtar Lubis
  • Hampir Sebuah Revolusi : Kuntowijoyo
  • Impian Amerika : Kuntowijoyo
  • Khotbah diatas bukit : Kuntowijoyo
  • Islam Tanpa Masjid : Kuntowijoyo
  • Abis....




Sabtu, 14 Juni 2008

Rumi el Capitain



Rumi jadi pemimpin barisan...




Badan paling gedhe, suara paling kenceng...




Trus kalo udah gitu timbul deh "sok kuasa" nya...

Main ngatur2...

Gak mau minggled ama temennya (milih ngobrol sm bu guru) utk jaga image..



eh.. begitu mau belok ;

" Belok kanan jalan....!!!" - lho, kok gak ada yang belok....-
"Heh... belok kanan..!!! " - tetep gak ada yang belok...-

" Wei weiii...!!! belok kanan.....!!!






Son, this such a good lesson for you...
You can have an idea, you can tell, influence, instruct, command it to others...
But at the end.. they have their own otority to choose what they want to do.
Siaaap Graaakkk....!!!

Selasa, 10 Juni 2008

Sepatu rumi #40


Kemarin 10 Juni 2008,
Gramedia Karawaci Grand Opening. All disc 30%..
Pengalaman waktu grand opening Gramed Matraman, disc 30% is too good to be miss...

Sekalian ibu nya, pengen beli in Rumi sepatu hitam untuk persiapan Juli di Asy syukriah (di Bata ada sepatu2 hitam untuk tahun ajaran baru yang 60 ribuan..)

Sampe di Bata....
Pilih yang gak bertali (secara Rumi belom bisa tali temali)
and you know what...
start from 37 ; "gak masuk yah..."
38 ; "sakit yah..."
39 ; "sempit yah..."
40 ; "nah... ini baru uenak tenan...."




Rumi, bahkan SD pun baru 2 bulan lagi nak... dan sepatu mu sudah # 40....
Jadi sampe rumah, sepatu2 ibu nya yang kecowok2an di bongkar dan dicoba pake...
Pas.... (secara sepatu rumi yang baru juga pas bgt dipake ibu nya)

Wiuh... moga2 kesulitan2 ayah dulu in term of looking for fit shoes gak terulang lagi ya Mi'....



The future will take care it self

Senin, 26 Mei 2008

Rumi's eyes Glasses
























Rumi pake kacamata,

ternyata silindris 2.5 kanan - kiri...


Pantesan maju2 terus kalo maen PS,

pantesan deket banget kalo baca...


Ke dokter Uce kusumah di kebon jahe... (kt rumi "pak dokter yang tegas....")

Ke optik Melawai di Lippo...


Rumi pilih yang bingkai kotak... (ktnya biar ky Afghan...)

Trus lensanya pilih yang supersin Sinclrorize...


See picture above...


Kamis, 10 April 2008

Tribute from Cirebon


Ini adalah tampak muka dari


EMPAL GENTONG
IBU DARMA



Keluar tol plumbon, belok kiri ke arah kota, teruuss... lurus sampai ketemu perempatan setelah tower air Cirebon. Belok kiri lagi.....
disebelah kiri nanti akan ketemu Hotel Santika. Terus lurus, ketemu rel kereta, dan puter balik. 50 meter kemudian disebelah kiri setelah rel ketemu Ibu Darma.

Parkiran selalu penuh.... Anda akan beruntung bila dapat parkir di dalam.

Di depan, anda akan langsung disambut oleh angkringan yang berfungsi sebagai front desk, menu's order, dan sekaligus kasir.








Anda boleh pilih : campur, babat, usus, daging, ato jeroan..


Di meja sudah ada seperangkat : krupuk kulit, cabe (berupa bubuk cabe kering kasar)

Dihidangkan panas2, dan anda boleh add on spicy level (ati2 nambah cabe kering tsb, pastikan benar2 mix dan tunggu sebentar. Cabe kering tersebut pertama akan terasa tidak pedas... tapi makin kebawah -kuah nya- makin pedaaasss rasanya)

Disarankan untuk order teh tawar. Disamping teh nya enak banget, rasa teh tersebut akan membilas lemak2 pada mulut anda.
This is best empal gentong I ever eat....
Highly recomended...

Rabu, 02 April 2008

Ayat-ayat Cinta...




Bwha...ha...ha......

Maap maap banget....

Bukan bermaksud menghinakan,

bukan merendahkan sesuatu,

bukannya berdebat tentang selera....

Tapi at least ini blog ku...

Jadi sebagaimanan pikiranku, maka aku bebas tentang apa yang terkandung didalamnya.


  • Sekian bulan yang lalu, tetangga depan rumah terkesima dengan novelnya...

  • Diikuti riuh reda animo banyak pengen baca novelnya...

  • Aku baca klan Punjabi akan bikin filmnya...

  • Semua orang yang sudah baca, malas baca, pengen heboh, nonton film AAC

  • JK nonton AAC

  • Dikolom Kompas Minggu Pailul udah minta JK nonton "Ayat-ayat Derita" aja....

  • Di Kompas Selasa, SBY full team (sa' anak mantune) plus mentri2, plus para diplomat (sampe kata Kompas, cuma tinggal Sekum PBB aja yang kurang) nonton AAC...

Ada banyak kemungkinan tentang fenomena ini, tapi aku dari mulai awal dan baca beberapa lembar novel nya, sudah tidak tertarik dengan hal ini, sebagaimana ketidak tertarikanku dengan film nya, dan ditambah fenomena -yg menurutku agak konyol- ini.


Maap lagi, AAC ini bagiku seperti fenomena group Radja.

Ngetop tapi gak ndemenin.....

Rabu, 26 Maret 2008

Kompleksitas pertama Rumi

Ini pertama kali rumi mengalami reading complexity....

Rumi itu selalu cenderung mengklasifikasikan seluruh isi dunia dengan klasifikasi yang tajam dan jelas.
Antara BAIK dan BURUK. Antara BENAR dan SALAH.
Dan untuk itu maka setiap saat dia akan sibuk untuk menentukan -dengan berbagai cara dan media- untuk memasukkan segala hal yang dia temui kedalam klasifikasinya tersebut.

Demikian juga kali ini. Tidak lama setelah selesai dengan eforianya menerima kado, mengutak-utik sebentar mainannya, dan mulai melahap bacaannya, Rumi mulai melakukan rutinitas dramatisasi nya saat ada bacaan baru. Inilah beberapa contoh dramatisasi dari bacaan2 sebelumnya;

  • selesai baca kapten bandung dia suka mengumpat "anjrit...!" meniru umpatan kapten Joni Hunter (polisi yang gadungan itu) walopun dengan sembunyi2 dan atau diiringi dengan berbagai excuse.
  • masih kapten Bandung, Rumi suka sekali berbagai frase Sunda. Kalo diajak ibunya ke pasar, Rumi akan jawab "Hayo atuh...", kalo nanya sesuatu dia akan bilang "naon iyeu'..?"
  • Setelah baca Avatar, dia kalo dipanggil, atau maju ke depan kelas, maka dia akan berlari dengan dada diangkat dan dibusungkan ke depan, dengan dua tangan ditekuk dan diayun2kan, sambil berbunyi terengah2 "hosh..hosh..hosh..!!" menirukan gaya larinya Sakka..
  • Rumi itu gak pernah bilang DOR untuk suara tembakan, tapi selalu bilang BENG dari (bang) dan RATTATATATAT... untuk suara tembakan senjata otomatis, seperti yang ada dikomik marvel..
  • sekarang2 ini kalo ada apa2 yang menakjubkan, dia akan bilang "Mein Got...." menirukan ucapan opsir Jerman yang pertama kali melihat jumlah kapal sekutu yang datang untuk menginvasi pantai..
Nah, bukannya dramatisasi itu yang akan saya cerita, tapi hal baru, hal menakjubkan, hal luar biasa yang dia alami saat selesai baca Robin Hood dan Komik PD II. Saya bilang luar biasa karena dia mengalami complexity pertama ini diumur 6 tahun lewat 1 hari. ..... di usia yang demikian dini.
Bagi saya ini adalah akil balikh dari iqra'.... Ejekulasi pertama dari proses membaca... Katekisasi dan pembaptisan setiap pembaca yang akan dilakukan oleh buku2 yang dipilih atau memilihnya. Dan sebagaimana God Father, maka Book Father ini pun harus diingat, disimpan, dan dicatat sebagai buku yang merupakan gerbang peralihan level membaca dari setiap orang.
-bagi saya- Ada batasan yang jelas antara buku2 yang kita baca sebelum dan setelah moment penting ini. Dan setelahnya, anda boleh membaca buku secanggih apapun, anda boleh tau magnus opus dari siapapun.... tapi tetap tidak akan lebih penting dari buku pertama yang seperti yang saya bahas tadi.

Pulang kerja, saya disambut dengan pertanyaan Rumi;

"Yah..., Robin Hood itu Jahat atau Baik sih...? Kok dia mencuri dan merampas barang dari orang Kaya, tapi kemudian di berikan kepada orang miskin...?"

"Yah....., Sekutu itu penjahat atau orang baik..? Jadi yang penjahatnya itu Jerman yang seragamnya hitam atau sekutu yang seragamnya ijo...?

Nyesssssssss......!!!!
Kalau saya bisa dan layak, maka saya akan lari dan teriak2 ke sekeliling komplek untuk merayakan nya....
Anakku... Rumi... mengalami reading complexity....
Perasaan saya melangit....!!!
Dulu saya selalu cemas bagaimana mengajari Rumi membaca, dan di usia 3 tahun, tiba2 dia membaca semua bacaan yang ada di depan matanya.
Saya cemas bagaimana Rumi akan bisa bersepeda roda dua... dan dia menuntaskannya dengan cantik...
Dan sekarang, Rumi memberi saya pertanyaan yang tidak perlu saya jawab, Rumi memberi saya icon dari suatu hal yang -saya yakin- akan dibawa2 di benaknya, dan dikejar dan dicari jawabannya seumur hidupnya, dan -saya yakin lagi- dia gak akan tersesat di rimba pertanyaan itu karena dia akan terus maju menuju sesuatu dan tidak pernah berhenti di titik manapun.

Nak, selamat ya...
Seperti yang sudah ayah duga, kamu -seperti anak2 lainnya- memang hebat...
Ahmad Wahib mengalaminya dan mencatat di buku hariannya "Ya Allah, aku mengingatmu bukan hanya disaat aku senang, tapi aku bertanya dan meragukanmu juga diwaktu yang sangat tidak menentu. Dengan begitu, aku harap cintaku kepadamu akan selalu subur dan semi"..
Descartes ; "De omnibus dubitandum -segala sesuatu harus diragukan-"
Socrates ; "Ibi est Verum -dimana kau kebenaran-"

Son, You will be a great one, in your own way...

Minggu, 23 Maret 2008

Ulang Tahun Rumi yang ke 6


Kemarin Tanggal 21, Rumi ulang tahun yang ke 6.
Tanpa foto karena Rumi sedang pulang kampung ke Blitar dengan ibuk..

Selamat Ulang Tahun Nak, Semoga semakin bahagia...

Ayah beli hadiah ;


  1. Toymagz edisi Naruto ; sekalian nglengkapi koleksi

  2. Komik Chicken's soup for Soul 1&2 ; buku ini bagus banget, plus gambarnya indah. Kamu pasti tersentuh dan jatuh hati. Moga2 buku ini akan menghaluskan hatimu.

  3. Komik klasik World War I & II ; mungkin content nya gak begitu bagus. Tapi gambarnya indah dan karakternya kuat. Ayah dulu waktu SD pernah tau komik begini. Judul nya "Hantu Hutan Kalang" -punya mas Anto, putra pak Utoyo- cerita ttg rombongan pramuka yang berkemah dan membongkar rahasia dari hantu jadi jadian yang meneror warga kampung, sampai sekarang ayah sepertinya masih bisa membayangkan halaman detail2 gambarnya. Semoga kamu akan mengingat komik ini dengan kenangan yang indah kelak..

  4. Karakter Figurin Avatar, Prince Zuko, Sakka

  5. Bakugan

Total kerusakan sekitar 500 ribu. Sssttt.... ayah bayar pake kartu kredit kok....


Deretan ke delapan


Inilah harta karun saya di brankas #8
  1. Traveler's Tale itu salah klasifikasi narohnya.. itu buku baru beli.. Karangan dari tiga orang Adhitya, ninit dan iman. Merupakan fiksi yang memasukkan begitu banyak unsur perjalanan dan tempat yang berbeda-beda. Lumayan bagus... Lumayan menarik.. Terus terang saat ini traveling saya abroad baru cuma ke middle east (mekah, madinah dan jedah -waktu naek haji tahun yang lalu-) . I have a dream to go around the world... so europe, new zealand, china, africa, and last and least amerika...! be prepare...!!! I'll pee on you at near future...
  2. Sejarah Kecil (petite historie) Indonesia oleh Rosihan Anwar
  3. -Lupa Judul nya, tapi adalah kolom tentang sejarah juga- oleh Ong Hok Ham (alm)
  4. Leaflet buku terbitan barunya KPG
  5. American Shadow Goverment by Jerry G Gray... buku pinjaman yang "lupa" gak dikembalikan punya mas Juned. Isinya ttg free masonry, CIA, bla..bla..bla...
  6. Gone with the Wind 1
  7. GWtW 3
  8. GWtW 4
  9. GWtW 2 gak punya karena waktu itu pas beli memang buku 2 nya habis. Dan sampe sekarang cari2 gak dapet. Ada sih terbitan baru, tapi sudah di compile dan hard cover. Ini koleksi, karena aslinya saya baca pinjem di perpustakaan (SMA ato PATIGAT ? Oh saya ingat pinjam di perpustakaan yang di jalan teratai Taman Cibodas waktu di Patigat). Saya juga gak mau lihat filmnya karena takut merusak image Scarlet O'harra yang sudah kadung nyatol di benak saya...
  10. Rumah Gema : Agatha Cristie
  11. The Rain Maker : John Grisham
  12. Empat Besar : AC
  13. Membunuh itu Gampang : AC
  14. The Chamber : JG
  15. Petualangan Sherlock Holmes : Sir Arthur Connan Doyle / Bertahun-tahun sejak kecil saya kenal Sherlock Holmes. Tapi gak bisa baca bukunya. Thank's God sekarang sudah terbit edisi Indonesia nya (tapi bagi saya spt nya sudah out of moment... )
  16. Pria Bersetelan Coklat : AC / punya siapa lupa...
  17. Marga T : Petromarin / punya siapa lupa..
  18. A time to kill : JG / dulu sangat tergila-gila sama JG karena baca ATTK ini.. tapi terakhir sejak the Juror, udah gak beli lagi.. bosen... pengarangnya gak berkembang.. / Filmisasi novel ini adalah salah satu filmisasi yang gak mengecewakan.. Actingnya Samuel L Jackson sebagai ayah kulit hitam yang anaknya diperkosa koboi Klu klu klan gila, sangat sulit dilupakan...
  19. Sphere : Michael Crichton. Buku ini salah satu novel fiksi yang manteb yang saya punya (sorry sebenarnya adalah milik Perpu Patigat yang "lupa" dikembalikan dan gak mungkin dikembalikan karena ybs sudah almarhum). Cerita ttg penemuan kapal luar angkasa yang tenggelam di dasar laut. Ternyata kapal tersebut bukannya UFO, tapi adalah kapal masa depan yang menabrak dimensi waktu dan karam di masa kini. Adegan cerita yang sangat menarik adalah waktu mereka menemukan panel manual instruction, mereka mengira bahwa akan menemukan huruf2 luar angkasa ato lambang2 aneh, atau sang ahli matematika mengira akan menemukan persamaan matematis sebagai bahasa yang paling universal yang mungkin digunakan oleh peradaban lain diluar bumi... Tapi ternyata mereka menemukan manual itu ditulis dalam..... bahasa Inggris.....!!
  20. Oliver Twist : Mark Twain / beli di loak / Rumi apal bahwa film nya dibuat oleh Roman Polanski..
  21. Sapta Siaga / Misteri di Holly Lane / Beli di Loak / Untuk mengingat buku masa kecil dan moga2 Rumi suka.
  22. Sisanya sekitar 5 buku lagi gak terang gambarnya.... tapi paling2 sih ya AC, trus Sherlock Holmes, dan kalo gak salah yang ke dua dari akhir itu adalah bukunya ;
  23. If Tomorrows Comes / Shidney Sheldon / Pertama kali baca Shidney Sheldon di SMP, pinjem dari perpus SMP3, judulnya Kincir Angin Para Dewa.. tentang perjuangan 3 biarawati yang masuk ke biara dengan alasan yang berbeda-beda dan dalam pelariannya bertemu dengan komandan pemberontak (saya masih ingat namanya Jorge Amparo...). Sebenernya yang pertama kali mengajari saya tentang pornografi pikiran -bukan gambar, dan ini lebih bahaya- juga tentang ateisme (tuhan selalu dalam posisi katrok, norak dan ndeso di novel2 dia) adalah SS ini.... Saya cuma beli satu buku ini, tapi sudah baca hampir semua judul novelnya (kebanyakan pinjem di perpus komersil di jalan palem di Taman Cibodas) kecuali satu buku terakhir yang kalo gak salah judulnya adalah sesuatu tentang cahaya dan kegelapan gitu....
  24. Opera Jakarta by Titi Nginung... Dulu saya pernah punya Opera Bulu Tangkis... buku itu Opus Magnum nya Arswendo saya kira -disamping tentu saja Senopati Pamungkas-. Tapi sayang bukunya ilang waktu kos di ABP perum Kroncong Permai. Dan karena gak pernah terbit lagi, maka saya hanya bisa mengingat-ingat saja bila sedang kangen di si Bajang Kirek dan aksi2 heroiknya termasuk -yang paling gila- adalah bermain bulu tangkis dengan 2 raket yang satu panjang dan yang satu pendek melawan jagoan malaysia.
  25. Buku terakhir adalah Icon karangan -lupa- itu juga adalah buku "lupa" kembali punya mas Juned.

Terima kasih...

Rak ke 7


Kolom ini adalah kolom paling atas, dari rak yang paling tinggi dan yang paling awal saya punya.
Isinya adalah ;

# Bagian Umar Kayam

  1. Sri Sumarah / kumpulan cerpen
  2. Para Priyayi / novel
  3. Jalan Menikung / novel / lanjutan dari PP
  4. Mangan ora mangan kumpul / kumpulan esai yang diterbitkan di SKR / Pertama baca buku ini di Bandung, tahun 90an waktu numpang nginep di tempat kost mas nya Fitri. Salah satu temen kostnya punya buku buanyak. Buku yang saya baca disitu dan bertekad akan saya beli begitu punya uang adalah MOMK ini dan komik Chimni si Kung Fu Boy (sayang buku ini gak terbit lagi sehingga gak kebeli)
  5. Sugih Tanpa Banda / idem dito
  6. Madhep Ngalor Madep Ngidul Sugih / idem dito
  7. Satrio piningit ing kampung pingit / idem dito
  8. Lebaran di karet, di karet / kumpulan cerpen / karya terakhir UK -bahkan cerpen terakhirnya, belum dipublikasikan sampai beliau wafat. And you know what, cerpen terakhir itu bercerita tentang sampainya waktu bagi si tokoh aku dalam cerita, dan dia mendambakan segera bertemu dengan istrinya di pekuburan karet -yang juga akan menjadi kuburan UK yang sebenarnya tak lama setelah dia menyelesaikan cerpen tsb-
  9. Titipan Umar Kayam / kumpulan esai UK di majalah tempo

# Pramoedya Ananta Toer

  1. Arus Balik
  2. Ruman kaca / Tetralogi Bumi Manusia
  3. Jejak langkah / idem
  4. Bumi Manusia / idem
  5. Anak Semua Bangsa / idem
  6. Cerita dari Blora
  7. Larasati
  8. percikan Revolusi Subuh
  9. Gadis Pantai
  10. Perawan Remaja cengkeraman militer
  11. Midah si manis bergigi emas
  12. Perburuan
  13. Mangir / naskah drama
  14. Di tepi kali bekasi
  15. Nyanyi Sunyi seorang bisu / pertama kali punya buku nya Pram
  16. Bukan Pasar Malam
  17. Dongeng Calon Arang
  18. Jalan Pos Anyer-Panarukan / tidak tampak di gambar karena sedang di baca di rak kamar

# Gunawan Mohamad

  1. Catatan Pinggir 1 / kumpulan catatan pinggir di majalah tempo
  2. Caping 2 / idem
  3. Caping 3 / idem
  4. Caping 4 / idem
  5. Caping 5 / idem
  6. Setelah Revolusi tak ada lagi
  7. Tuhan dan hal-hal yang belum selesai / tidak tampak di gambar karena on progress reading / di tas ku

# Mahbub Djunaidi - Asal usul

Tau pak Mahbub dikenalin sama pak Dipo di buku mengarang itu gampang. Menurutnya, pak Mahbub itu comedian writer pertama dan salah satu yang terhebat yang dipunyai Indonesia. Dulu bapak ku punya buku "Lawrence from Arabia" yang diterjemahkan dengan "baik" dan kocak oleh pak Mahbub.

Dulu waktu kecil di Carmel suka baca kolom asal-usul di kompas. Saya masih ingat letaknya adalah di baris bawah. Kompas waktu itu belum mampu berlangganan. Sehingga baca koran2 bekas punya pak Manurung yang ditumpuk di rak belakang rumahnya, yang sedianya untuk persiapan kalo Cesar -anjing nya- perlu buang hajat besar maupun kecil. Pulang sekolah, saya akan dengan senang hati duduk di ubin, ato kursi rotan kecil di samping rak itu untuk baca Kompas. Wartawan top saya saat itu adalah Julius Poor -mungkin seperti Budiarto Shambazi kl jaman sekarang-. Kadang2 dapat bonus, majalah intisari bekas yang gak sengaja ketumpuk di tumpukan koran tersebut....

Satu frase, yang masih bisa saya ingat dari tulisan pak Mahbub di kompas, 20an tahun yang lalu adalah ; "Nasi goreng yang kita beli di restorasi KA, yang rasanya tidak beranjak dari dulu, tidak asin tidak manis, tidak panas tidak dingin, tidak berubah dari dulu, dan mungkin sampai kapanpun".. Frase itu yang membuat saya selalu memesan nasi goreng kalo saya ada kesempatan naik kereta api yang ada restorasinya.

# Multatuli ; Maxhavelar..

Terus terang saya belum baca buku ini. Beli aja pas ada di toko buku, takut keburu habis. Dulu terkesan banget sama buku cerita tipis punya felix anaknya bu Jon. Buku ini adalah komik monokrom dari Saijah dan Adinda tokoh cerita dari Max Havelar ini.... Dan salah satu yang membuat saya belum membaca buku ini disamping terbatasnya waktu baca yang saya punya, adalah saya tidak ingin merusak imagi saya tentang saijah dan adinda yang saya dapat dr bukunya felix itu. Gambar yang masih bisa saya ingat adalah lesung padi yang digores-gores oleh adinda. Satu goresan adalah 1 bulan penantian adinda menunggu saija......

That's all...

Kamis, 14 Februari 2008

Rak buku urutan ke Anem...

This rack mostly came from Intisari publisher....
  • Sehat dengan berbagai ramuan jawa


  • Membina keharmonisan kehidupan seksual


  • 24 Misteri Aneh di Dunia... Geeta Lal Sahai


  • Arjuna Mencari Cinta... Yudhistira Anm Massardi


  • Yang perlu anda ketahui tentang abad XX


  • Misteri Tahun Babi 2007


  • Pelangi Cina Indonesia


  • Kumpulan Artikel Psikologi


  • Penari-penari Jepang... Kawabata Yasunari


  • Advis Medis


  • Guru kencing berdiri, murid kencing berlari... Dr. George Junus Aditjondro


  • A chicken soup for women soul


  • Kisah hebat di udara


  • Gonjang-ganjing perkawinan... Leila Ch. Budiman


  • Sketsa tokoh... catatan Jakob Oetama di Intisari


  • Kumpulan artikel psikologi Anak


  • Kumpulan dialog wanita & seks


  • Kisah sukses pebisnis dunia


  • Sehat tanpa dokter


  • Sehat pangkal cerdas


  • Chicken soup for the soul... a sid serving


  • Kumpulan cerita kriminal


  • Ketoprak betawi


  • Menjadi pria yang diidamkan


  • Kumpulan artikel kesehatan 3


  • Sekolah alternatif untuk anak


  • Kesehatan suami istri


  • Asal-usul


  • Inilah jawabannya


  • Kumpulan artikel psikologi anak 1


  • Kumpulan artikel kesehatan


  • Konglomerat Samson-Delilah... Zaim Saidi

ps. : bukunya Junus Aditjondro itu dulu indent di TB Agung Cimone waktu rame2nya reformasi.. bukunya kawabata itu beli second hand, dan dulu sering ngobrolin buku ini dan buku Taiko dengan Aoki-sensei..

Rabu, 13 Februari 2008

Rak ke L . I . M . A ....


Ini adalah rak ke LIMA... rak paling bawah di lemari satu..

Arswendo Atmowiloto... Senopati Pamungkas 1 & 2
(dulu baca buku ini waktu SMP. Nyewa gantian di perpus SMP 3 J.. masih novel tipis pisah-pisah.. Cover gambarnya bagus dan komikal banget)

Eiji Yoshikawa... Taiko
(dulu pertama baca tahun 95an.. masih novel lepasan 6-7 seri punya P' Bayu -waktu Bayu masih di Bekasi...)


Eiji Yoshikawa... Musashi
(dulu pertama baca di cerber nya Kompas langganan P' Manurung waktu masih di Carmel, tapi gak lengkap. Trus sempet gantian nyewa di SMP3 juga, tapi sering gak kebagian.. Waktu itu bacanya gak urut, tergantung dari seri berapa yang lagi gak disewa... Terkesan banget fragmen waktu Musashi keluar dari kurungan perpustakaan itu dan nyambit burung dengan potongan kerang untuk kemudian dimakan. Deskripsinya mantep dan nyanthol banget di benak. Dibayangan saya, Musashi dengan wajah agak tirus dan perawakan yang gak segempal biasanya -setelah sekian lama ndekem melalap kitab- dan dengan rambut panjang beriap-riapan, dengan pandangan lepas dan wajah yang tercerahkan, dengan latar belakang kabut tipis dari pegunungan dibelakangnya.... )


Lalu ada Khalid Muh Khalid-penerbit CV Diponegoro Bandung .... Karakteristik perihidup 60 sahabat nabi..
(buku ini bawa dari Jember. Bukunya bapak. Dulu sering banget shortage bacaan.. Jadi buku ini berulang-ulang aku baca dan baca lagi....)


Syibli Nu'mani..... Umar yang Agung...
(sama, buku ini juga bukunya bapak, bawa dari Jember..)


A. Mudijab mahalli.. "Menikahlah maka engkau akan kaya"
(terus terang buku ini masih kondisi 100%. Seingatku ini buku kado entah dari siapa, dan belum sempat dibaca sama sekali...)


ps. : di set nya Arswendo, sebenernya ada serial keluarga cemara kumplit... serial itu salah satu favoritku. Sayangnya set tsb lenyap, gak tau kemana... trus ada lagi Opera bulutangkis nya Titi Nginung (samarannya Arswendo) yang juga hilang entah kemana... padahal Bajang Kirek itu adalah salah satu tokoh favorit masa lalu ku....


Selasa, 12 Februari 2008

Abdul Rahman Saleh....


Bandara ini paling murmer...

Tax nya cuma anem ribu rupiah saja... (bandingin cengkareng 30 rebu dan Juanda 25 rebu)

Tapi ya harus terima apa adanya...

X-ray sering kosong gak ada yang mlototin komputernya.. Jadi kita masukin aja bagasi kita dari ujung sini, dan langsung ambil lagi dari ujung yang lain...

Metal detector berkenat-kenit hampir tiap 2 menit sekali meskipun gak ada yang lewat.. (kata Johan, itu sih defaultnya emang tiap menit bunyi tat-tit-tat-tit meskipun gak ada yang lewat..)
Johan itu si bos, ABC yang sudah PR Amrik, jadi selayaknya bule beneneran laennya, dia phobia bgt soal2 keamanan ginian... Pernah sekali dia hampir gak jadi naik dari bandara ini, dan baru berhasil dibujuk untuk naik ke Sriwijaya Air, setelah liat ada rombongan suster biarawati yang ikut naik juga.. (he..he emang apa hubungannya om...) Trus pas udah dipesawat, yang pertama dia lakukan adalah baca Sriwijaya flight magazine halaman 18 yang ada doa2 keselamatan... dia pastikan akan baca semua doa dari mulai yang islam, kristen, katolik, budha, hindu sampe kejawen....

Balik lagi soal Pelud ARS, ruang tunggu nya aja baru sekitar 6 bulan ini dibuat penutup dari fiber awning, sebelumnya cukup ditutup terpal di lorong antara 2 bangunan untuk tempat tunggu...

Tapi walopun demikian, Kalo saya sih paling happy di bandara ini dibandingkan dengan ketika berada di bandara2 yang lain... kenapa?

  1. Bandara ini paling gak ribet. Dari drop zone sampe boarding cuma gak lebih dari 10 langkah..

  2. Lead time nya juga paling pendek. Kita boleh datang kapan saja, trus nunggu sampe pesawat kelihatan landing, tunggu penumpang keluar semua, lalu boarding dan baru naik ke pesawat... Pas saat begitu, aku bayangin ky John Travolta yang punya pesawat pribadi yang bisa naik turun dari halaman rumah seenak udel kita.

  3. View bandara ini ok banget... Kota Malangnya sendiri sudah ok bgt (compare with the city where I stay..), trus jalan ke arah bandara lumayan sepi dan bebas banjir (compare with damn prof. Sudiyatmo highway..! - maap ya pa' Sudiyatmo- ). Apalagi kalo kita udah masuk pos penjagaan PM (bandara ini sebenernya adalah Military Air Base, yang di jadikan bisnis unit..) view nya ok banget, selang-seling antara perladangan, hutan jati dan hamparan rumput. Rumah dinas tentaranya juga kecil, rapi dan enak banget atmosfernya. Apalagi kl kita bisa landing di penerbangan pagi, top view bandara ini enak banget... (I woun't be forget with my camera once have morning flight to Malang again and I'll make sure to share it there..)